Kids Zaman Now
Kids zaman now (baru ngikutin now) barangkali sudah gak lagi ngalamin cinta monyet, diskip langsung cinta gorila. Masih kecil dah ciuman masa.
Perempuan2 zaman saya itu lugu kalau gak bisa dikatakan lucu. Dicium pipinya ada yang mewek, takut bunting kataya. Heheee...
Lain dulu lain pula sekarang, perempuan lajang yang usianya diatas 35an ada yang marah kalau dikatain perawan tua. "Kata siapa saya masih perawan, jangan sok tau luh Oum !" Gituh katanya masa.
Gue tinggal tuanya doang tauk.!" Tentu ini cuman sekadar anekdot, menyikapi pergaulan bebas belakangan ini. Saya gak setuju dengan pacaran syar'i, juga gak setuju dengan pergaulan bebas dalam artian free sex. Masa-masa sulit bagi saya untuk berada ditengah.
Seorang bapak sambil teler nasehatin anaknya : "biar bapak suka mabu, tapi bapak tidak suka kamu mabuk. Jadilah anak yang sholeh nak."
Saya hendak berkata begini : Taruh kata sebagai wanita, sudah gak perawan lagi sejak SLA, masuk pergaulan bebas, menikah berumah tangga, punya anak perempuan. Skenarionya begitu. Apa iya kita biarkan anak kita akan mengalami cerita yang sama seperti nyang kita alami?
Alhamdulillah kita masih bisa selamat, menikah, berumah tangga, punya anak, kayak orang-orang lain yang gak punya "dosa". Apakah anak kita akan bisa selamat juga seperti kita ? Kali kita masih punya hati nurani buat merenung malam ini.
Ma'afin oum Andi ya.
Selamet malem.
Komentar
Posting Komentar