Konsep Jodoh
Begini konsepnya, setiap orang itu tidak cuman punya satu jodoh yang kita kenal dengan sebutan soulmate. Calon jodoh untuk setiap orang biasanya ada sekitar 3 orang sampai 15 orang. Dan orang2 itu biasanya ada disekitaran kamu, tanpa kamu sadari.
Keliru jika berpikir setiap orang cuma punya satu jodoh. Umumnya setiap orang punya jodoh tiga sampai belasan. Satu diantaranya yang memang kita pilih dan pelajari sewaktu masih di alam jiwa. Jadi bisa cocok karena itu, sudah dipelajari bersama. Saling ngerti.
Dimanapun kamu berada, calon jodoh kamu biasanya juga berada disana. Yang mana ? Itu kan pertanyaannya, ya. Yang kamu suka dan atau yang calon jodoh kamu suka kepadamu. "Suka" disini yang timbul bukan karena dorongan nafsu. Tiba - tiba tertarik ajah, gitu.
Yang gak punya kemungkinan berjodoh sama kamu juga gak mungkin menaruh hati pada kamu, pun sebaliknya. Sudah disortir dari sananya, dari alam jiwa. Sebaliknya yang menaruh hati pada kamu itu calon jodoh kamu, pun sebaliknya.
Sederhananya, gak mungkin kamu bisa berjodoh dengan orang yang tidak pernah ditawarkan kepada kamu saat masih berada di alam jiwa. Kamu sudah ditawarkan calon jodoh saat masih berada di alam jiwa. Biasanya satu calon jodoh kamu pilih dan dipelajari bersama.
Dan jodoh itu belum tentu berasal dari soulmate kamu, keluarga abadi di alam jiwa. Tidak cocok jodohnya lebih disebabkan memilih calon jodoh yang tidak dipilih dan dipelajari saat masih berada di alam jiwa. Kebengbat dengan "citra" calon jodoh yang gak dipilih.
Kayak calon kepala daerah, yang ketika masih balum sudah disaring terlebih dulu, begitupun bakal jodoh kamu saat kamu sedang mencarinya, tanpa disadari sudah disaring terlebih dahulu. Intinya kamu tertarik atau dia yang tertarik, itu gak ngasal. Itulah salah satu jodoh kamu !
Kalau yang ada disekitaran kamu bukan calon jodoh kamu, setangvan apapun wajahnya, secuantik apapun mukanya biasanya gak bakalan membuat kamu terbayang-bayang ketika kamu tidak sedang berada didekatnya. Calon jodoh kamu itu yang bisa membuat kamu inget terus. Ciri - cirinya gitu.
"Kapan dong oum Andi, kapan ?" Ya kalau ngarepin soulmate kamu, barangkali de'e belum lahir, atau dah jadi nenek2, atau dituruninya di mozambique, sulit ketemunya. Sudah yang ada disekitaran kamu aja, yang de'e mau kamu juga gak ogah. Bismillah deh...
Masalah yang terjadi adalah beban untuk mendapatkan "soulmate" dalam kehidupan ini. Takut salah jodoh. Jodoh gak pernah salah. Yang salah biasanya adalah pola pikir kita sendiri, mau bahagia tapi gak mau menderita. Itu gak ada !
Intinya dipelajari bersama. Bisa sewaktu masih di alam jiwa yg tentu saja jadi lebih mudah. Bisa juga dipelajari bersama dengan jodoh yang kamu pilih di sini, bukan pilihan dari alam jiwa. Berat memang, tapi bisa ! Bisa sukses dan berbahagia.
Suatu ketika teman curhat tentang anaknya, yang kebingungan karena banyak pacarnya. Sebelumnya saya ketawa ngakak, gak punya pacar, bingung, banyak pacar bingung. Intinya manusia itu memang bingung dan membingungkan.
Saya bangun cerita agar de'e keluar dari kebingungan dampak kebingungan dari anaknya. Bingung itu bisa nular. Berhasil, de'e masuk ke dimensi saat de'e kebingungan menentukan jodoh.! Kalo begini udeh enak, jadi ngerti apa yang sedang dialami anaknya. Bingung.
Oum Andi jelaskan apa yang terjadi padanya saat kebingungan nentuin jodoh. Dengan dasar kisah jodoh dari alam jiwa dan penemuan jodoh di dunia saat terinkarnasi. Gak sedikitpun nyinggung soal anaknya. Bahasan itu dari selesai Isya sampai pukul12an, de'e pulang.
Seminggu sebelum paskah de'e dateng, ngundang kawinan anaknya pas jum'at agung. "Saya ceritain, cerita dari kamu Oum Andi sama anak saya, udah gitu saya gak nanya-nanya lagi. Eh dia mau kawin. Jangan gak dateng lho Oum Andi"
Hemm......
Berjodoh dengan "soulmate" gak membatalkan hidup menderita. Bahagia dan derita adalah bagian kehidupan yang akan dan kudu kita alami. Itu niscaya terjadi. So, sudah tembak sajah kalau kamu memang tertarik sama orang yang dekat kamu. Cewek ngomong duluan juga gapapa lho...
Yang penting kudu diinget, jaganlah kawin karena nafsu belaka. Itu sajah. Syarat dan ketentuan berlaku.
Komentar
Posting Komentar